GemaJustisia.com-Justicia Accordeo (JA) Fakultas Hukum Universitas
Andalas, sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) Ke-VI, di Ruang Video
Conference, pada Sabtu (26/11/2022). Dalam Mubes tersebut ada 3 nama calon ketua umum JA yang
baru, yakni Suci Zahratul Hasanah, Fabrizio Sandy Abhista dan Arie Alfarez
Rianto. Hingga pada hasil akhirnya, terpilihlah Arie sebagai Ketua Umum JA
periode 2022-2023. Ketua Pelaksana Mubes, Fabrizio Sandy Abhista,
menyebutkan bahwa Mubes JA yang telah dipersiapkan sejak Bulan November ini
berjalan cukup lancar hingga akhir, meskipun diterpa sedikit kendala. “Persiapannya sendiri tidak ada kendala yang terlalu
signifikan. Namun pada berlangsungnya Mubes ini terkendala mengenai batas waktu
peminjaman ruangan, sehingga lokasi Mubes ini harus dipindahkan ke tempat
lain,” ujar Fabrizio. Ia juga berharap dengan terpilihnya Ketum baru ini nantinya
dapat merangkul setiap anggota Justicia Accordeo agar semakin erat, serta dapat
membawa nama JA semakin baik di lingkungan internal maupun eksternal kampus. Disisi lain, Arie sebagai pemegang tongkat estafet
kepemimpinan baru di JA ini menyampaikan visinya setahun ke depan, pada mubes
yang dihadiri oleh 47 orang anggota. JA diharapkan dapat menjadi wadah minat dan bakat bagi
mahasiswa, serta dapat membentuk anggota yang berkualitas dan berprestasi
unggul mengembangkan bakatnya di bidang Paduan Suara. Namun, Arie juga tidak ingin Justicia Accordeo hanya
berfokus kepada paduan suara saja tetapi juga ke organisasional, agar lebih
terstruktur dan sistematis untuk kedepannya. “Karena aku mau bikin Justicia Accordeo lebih berkembang
lagi, lebih maju lagi, dan mungkin aku akan bikin beberapa perubahan di
Justicia Accordeo untuk mencapai visi aku tersebut,’’ kata Arie. Tak lupa Arie juga memberikan kesan dan pesannya kepada
Ketua Umum Justicia Accordeo Periode sebelumnya, yakni M. Rezki Khaliq. “Aku sangat berterima kasih kepada bang Rezki sudah
menjadi Ketua Umum Justicia Accordeo yang keren dan pemimpin yang baik,
pemimpin yang bagus pada periode sebelumnya, pesannya semoga bang Rezki cepat
lulus dan bang Rezki bisa berkembang lebih baik lagi kedepannya,’’ tutur Arie. Untuk rencana di awal kepengurusan, Arie akan
mendiskusikan terlebih dahulu dengan pengurus inti terkait pembaharuan struktur
organisasi, pembaharuan bidang divisi, dan program kerja yang akan diusung
untuk kedepannya. Sepenggal Perjalanan
Ketua Umum JA Periode 2021-2022 M. Rezki Khaliq, mantan ketua umum (ketum) yang telah
melewati masa jabatan pada tahun kepengurusan sebelumya, mengucapkan terima
kasih banyak kepada rekan-rekan seorganisasinya dan kepada anggota purna JA. Rezki menganggap mubes kali ini sebagai momen untuk
mengevaluasi kegiatan organisasi sebelumnya dan momentum bagi terbentuknya
kepengurusan yang selanjutnya. Salah satu momen yang paling berkesan bagi Rezki di masa
iya menjadi Ketum yakni perjalanan dalam perjuangan JA untuk mengikuti ajang
perlombaan Internasional (BICF) dan meraih Gold
Medal, yang pada awalnya dianggap oleh JA mustahil untuk di wujudkan. Serta
telah melalui lika-liku perjuangan secara bersama. Ketum periode sebelumnya itu juga menyampaikan beberapa
hal yang perlu dievaluasi pada kepengurusan berikutnya. Salah satunya, evaluasi
masalah kedisiplinan.
Diakhir wawancara, Rezki berharap kepada ketua yang baru
terpilih agar bisa menjadi pemimpin yang bisa menggali potensi dari anggota
anggota nya, sehingga JA akan menjadi organisasi yang terus lebih baik untuk
kedepan nya dan bisa terus mengukir prestasi. Reporter: Resi Nurhasanah & Fatmanisa Athaya



.png)

















0 Comments