Gemajustisia.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang
menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kampanye Perubahan Iklim pada (9/01) di
Pantai Carolin, dengan tema Climate Change
On Camping. Kegiatan ini diusung karena maraknya isu perubahan iklim yang tidak hanya
merusak lingkungan, tetapi juga ekonomi dan kesehatan manusia. Jika terus
dibiarkan, kirisis iklim ini tidak hanya akan merusak tetapi juga menyebabkan
kepunahan dimana generasi berikutnya tidak akan dapat menikmati lingkungan
hidup yang bersih lagi. Melihat kondisi saat ini, pemerintah belum bertindak tegas terhadap oknum-oknom
yang menyebabkan terjadinya krisis iklim. “kalo kita bilang negara dan
perusahaan tidak tau apa itu krisis
iklim, apa dampak dari mereka merusak hutan, lalu kemudian menerbangkan banyak karbon
diudara dengan energi batubara, mereka sudah tau dampaknya tetapi rakyat tidak
bersolidaritas untuk mengehentikan hal itu. Jadi kalo kita berharap pemerintah
yang akan menghentikan hal itu rasanya no sense gitu” jelas Direktur LBH Padang, Indira Suryani. Dalam penyelenggaraannya, LBH Padang
mendapat dukungan penuh dari berbagai organisai yang tergabung dalam gerakan
Bersihkan Indonesia, yang juga terfokus pada bagaimana mendorong transisi energi
dari energi kotor ke energi besih. Selain itu LBH juga mendapat support pendanaan dari Kanopi Hijau Indonesia. Pada kegiatan kali ini LBH juga menghadirkan 6 pemateri antara lain Iqbal
damanik (Green Peace), Sarah Agustino (Trend Asia), Hendra Makmur (MPO Nasional
Aji), Aidil Ichlas (Ketua AJI Padang), Diki Rafqi (LBH Padang), dan Rahmad
Irfan Denas (Koordinator Bidang Data dan Internet AJI Padang). Menjaring mahasiswa sebagai peserta dalam kegiatan Climate Change On Camping, LBH berharap para generasi muda ini dapat menjadi paramedia dalam melakukan kampanye untuk
menyuarakan perubahan iklim. “kita gamau hidup lebih rumit lagi ya disituasi ini, kita ingin hidup yang
bahagia dimasa depan maka generasi muda harus berkontribusi unutk menghentikan
krisis iklim” ujar Indira. Kegiatan ini nantinya akan menjadi dasar bagi para peserta untuk dapat
melakukan kampanye. “setidaknya untuk berkampanye
saja dulu agar ada pengetahuan yang lebih dimasyarakat kita untuk sama-sama
menjaga alam” jelas Fachri Hamzah Ketua Pelaksana Climate Chane On Camping. Mengenai Rencana Tindak Lanjut (RTL), LBH belum memiliki gambaran yang spesifik
namun pihak LBH berharap kegiatan ini akan berkelanjutan. “untuk kegiatan tindak lanjut itu dikembalikan kepada
peserta, kami hanya sebagai fasilitator jika nantinya ingin membuat sebuah
komunitas yang menyuarakan perubahan iklim” Direktur LBH Padang juga berharap setelah diadakannya kegiatan ini kita dapat
sama-sama mengajak, berjuang, dan menyadarkan banyak pihak megenai pentinganya
menjaga lingkungan. “Harapannya ada efek bola salju yang bukan hanya ditingkat
Sumbar tapi kami harap hingga nasional dan global, tapi kan itu bukan dari LBH
saja tapi juga dari teman-teman yang mau berkolaborasi dengan kami” jelasnya. Reporter: Nur Sakinah Lubis


1.jpg)


.jpg)





_20240910_153533_0001.png)









0 Comments