Enam Belas Tahun Berdiri, Jurusan Administrasi Publik UNAND Akhirnya Bentuk Ikatan Keluarga Alumni (IKA)

Liputan dan Berita
Enam Belas Tahun Berdiri, Jurusan Administrasi Publik UNAND Akhirnya Bentuk Ikatan Keluarga Alumni (IKA)

Gemajustisia.com - Jurusan Administrasi Publik FISIP Unand lakukan Musyawarah Besar ke-1 dalam rangka pembentukan Ikatan Keluarga Alumni Administrasi Publik, Minggu (17/10/2021). Mubes kali ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Dosen, Alumni, Mahasiswa dan Civitas Akademika Administrasi Publik Unand.

Dilakukan secara daring lewat platform Zoom Meeting, forum menghasilkan kesepakatan, Roni Hardi dari Angkatan 2005 sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Administrasi Publik Unand pada periode kali ini.

Jurusan Administrasi Publik sendiri telah berdiri sejak tahun 2005, namun menurut Sekretaris Jurusan Ichsan Kabullah, dalam waktu enam belas tahun kebelakang belum ada pembentukan IKA. “Kami dari jurusan berinisiatif untuk mendorong pendirian IKA ini”, jelas Ichsan.

Jurusan Administrasi Publik juga telah memiliki empat ratusan lebih alumni semenjak pertama kali berdiri di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand. Setiap tahunnya, ada empat puluhan mahasiswa yang masuk pada jurusan ini.

Ichsan juga menjelaskan kenapa saat ini IKA sangat penting untuk didirikan. Ia menjelaskan bahwasannya saat ini Universitas Andalas sendiri telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). “Alumni memiliki posisi tawar yang kuat dalam PTN-BH, dimana alumni dalam hal ini bisa menjadi Majelis Wali Amanat (MWA)”, tegasnya.

Selain bisa diangkat menjadi MWA dari wakil alumni, dalam hal ini para alumni juga bisa mencalon dari wakil masyarakat. “Sehingga penting dalam hal ini IKA alumni dibentuk”, terang Ichsan lebih lanjut.

Kedepannya IKA ini juga diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu bagi alumni. Bagaimana para alumni Administrasi Publik Unand dapat memiliki ruang, berkreasi, berinovasi dan berjejaring. “Tanpa membangun jejaring, susah untuk mendapatkan pekerjaan”, ucap sekretaris jurusan Administrasi Publik itu.

Selain itu, keberadaan IKA diharapkan bisa menjadi penghubung dengan mahasiswa. Sehingga mahasiswa dapat bertanya pada senior, atau meminta saran, informasi kerja dan lainnya.

Untuk prosedur, kriteria, dan syarat pencalonan ketua maupun pengurus, untuk saat ini jurusan Administrasi Publik masih melakukannya dengan sederhana.

Hal ini diterangkan Ichsan karena musyawarah kali ini baru pertama kali dilaksanakan, sehingga yang terpenting adalah pendirian IKA nya terlebih dahulu.

Adapun untuk persyaratan ketua, adalah mahasiswa Administrasi Publik yang dinyatakan telah lulus, memiliki kecapakan, serta standar-standar normatif lainnya dalam sebuah pencalonan pengurus IKA.

Koordinator Musyawarah Besar dan pembentukan IKA jurusan Administrasi Publik Al-Fajri menyebutkan, ada sembilan orang calon pada pemilihan ketua IKA periode kali ini. Sebelumnya Mubes dijalankan seperti biasa mulai dari pembahasan tartib, pleno satu sampai tiga, dan terakhir pemilihan ketua IKA.

 

Reporter: Dharma Harisa

0 Comments

Leave a Reply