Gemajustisia.com
– Program Studi Sastra Indonesia Univeritas Andalas meraih
Akreditasi Unggul dari BanPT pada Selasa (21/12/2021), dimana keputusan ini
berlaku sampai 21 Desember 2021. Dekan
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Herwandi, mengungkapkan rasa
bangganya terhadap prestasi yang diraih Prodi Sastra Indonesia tersebut. “Dengan
diraihnya Akreditasi Unggul dari BanPT menjadi bukti penjaminan mutu yang
berjalan dengan baik dari prodi tersebut.” tuturnya Ketua
Jurusan Sastra Indonesia Universitas Andalas, Aslinda, menjelaskan bahwa
akreditasi yang didapatkan ini tidak terlepas dari peran para mahasiswa asing yang
berasal dari kurang lebih 18 negara yang belajar budaya Indonesia, hingga kuliah
di program studi ini. Tridharma
Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat
dijadikan sebagai faktor penentu untuk mendapatkan Akreditasi Unggul dari
BanPT. Penelitian
yang dilakukan oleh para dosen Sastra Indonesia di beberapa universitas luar
negeri, seperti Busan University dan Haikou University, turut menentukan
penilaian BanPT dalam memberikan Akreditasi Unggul. Selain
itu, keaktifan mahasiswa dalam menulis di berbagai media, ikut berpartisipasi
dalam agenda internasional, serta prestasi mahasiswa juga dijadikan salah satu
tolak ukur dari penilaian. Dekanat
FIB berperan aktif dalam memberikan reward terhadap tulisan-tulisan atau
karya mahasiswa yang terbit baik di koran maupun buku sebagai salah satu upaya
menaikkan akreditasi prodi. Setelah
meraih Akreditasi Unggul, Aslida mengungkapkan bahwa Program Sastra Indonesia tengah
mengurus berbagai persyaratan yang akan diverifikasi pada bulan Februari 2022
dalam mendapatkan Akreditasi Internasional. “Intinya,
kita akan melakukan peningkatan sesuai dengan IKU UNAND, yaitu peningkatan
akreditasi, peningkatan kualitas administrasi pendidikan dan peningkatan SDM
pengajar, serta mahasiswa dan civitas akademik,” tutur Herwandi. Sebagai
salah satu asesor dari BanPT, Herwandi menjelaskan ada sembilan kriteria dalam
penilaian Akreditasi Unggul yaitu visi, misi, good governencial fakultas,
good governencial prodi, kriteria kurikulum, kriteria penelitian, kriteria
pengabdian, kriteria pembelajaran, serta output dari tridharma perguruan
tinggi.
Langkah
selanjutnya yang akan diambil oleh Fakultas Ilmu Budaya adalah mengarahkan
semua prodi untuk mendapatkan akreditasi unggulan, sebagaimana yang diungkapkan
oleh Herwandi saat diwawancarai. Reporter
: Ikhsan Maulana Putra dan Hamda Afsuri Saimar (A. M)
Editor
: Delvi Husna


_(1)_(2).jpg)


















0 Comments