Gemajustisia.com - Kombad
Justitia melalui Revi Putri Asriani, Pujha Ravhena, dan Afdhal Fadhila, kembali
meraih prestasi membanggakan. Ketiga orang yang tergabung dalam tim Oemar Seno
Adji ini berhasil menjadi juara III pada ajang Kompetisi Karya Tulis Ilmiah
Tingkat Nasional, “The 8th Social Science in National Law
Competition”. Kompetisi ini sendiri dilaksanakan oleh Lembaga Kajian Keilmuan
Fakultas Hukum Universitas Indonesia. The
8th Sciencesational Tahun 2021 ini mengangkat tema “Menuju Masa
Depan Industri Pertambangan di Indonesia”. Indonesia memiliki potensi besar
dalam industri pertambangan. Industri ini menjadi salah satu yang menghasilkan
pendapatan besar bagi negara. Namun,
dalam pemanfaatan potensi pertambangan ini seringkali terjadi tindakan-tindakan
yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan maupun masyarakat. Oleh karena itu,
kompetisi ini diadakan untuk menghadirkan kajian-kajian yang diharapkan dapat memberikan
alternatif penyelesaian masalah dalam dunia pertambangan. Rangkaian
Acara The 8th Sciencesational 2021 ini mulai dilaksanakan pada 2
Agustus 2021 hingga 21 November 2021 yang dilaksanakan secara online. Tim Oemar Seno Adji telah mempersiapkan pengerjaan Karya
Tulis Ilmiah ini sejak akhir Agustus hingga pengumpulan pada 30 Oktober 2021
baik dalam bentuk soft copy maupun hard copy yang dikirimkan langsung ke
kampus UI di Depok. Mereka
mempersiapkan diri dan karya melalui bimbingan pembina mereka, Syofiarti, yang
dilakukan via zoom secara online. Dari
dua puluh satu tim yang bertanding, tim Oemar Seno Adji berhasil masuk ke babak
final dengan judul KTI “Kebijakan Dana Jaminan Reklamasi dan Pasca Tambang
setelah Revisi Undang-Undang Minerba. Afdhal
(salah seorang anggota tim) bercerita, ketika mengetahui Tim Oemar Seno Adji
lanjut ke babak final dan berkesempatan untuk presentasi di depan juri, ada perasaan
shock yang Ia rasakan. Ia tidak
berekspektasi sampai masuk babak final. “Awalnya
shock juga sih, karena KTI udah sejak bulan September lalu dan tidak ada expect akan lulus untuk presentasi,
makanya ikut juga debat waktu itu akhir Oktober pendaftarannya, ternyata
bentrok antara debat sama KTI. Bahkan, Technical
Meetingnya di waktu yang sama pada tanggal 13 November kemarin. Karena debat
jadwalnya lebih dahulu, maka saya sendiri fokus ke debat dahulu dan juga
bantu-bantu menyiapkan untuk presentasi KTI”, jawab Afdhal. Pujha
anggota tim Oemar Seno Adji lainnya juga mengungkapkan rasa terkejut. Terlebih
Ia mengaku ini merupakan lomba pertama yang Ia ikuti. “Ga nyangka banget sih,
soalnya kan yang ikut juga rame, ada 21 tim. Kami 1 tim angkatan 2020 semua dan
merupakan lomba pertama yang diikuti oleh tim Oemar Seno Adji ini”, ujar Pujha. Dalam
hal ini, Afdhal percaya bahwa seluruh mahasiswa fakultas hukum Universitas
Andalas dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam mengikuti perlombaan. “Menang
atau pun kalah akan memberikan pengalaman dan pengetahuan yang kedepannya akan
berguna suatu saat nanti”. Afdhal
juga berharap kepada pimpinan fakultas hukum untuk dapat terus memberikan dukungan
dan apresiasi kepada mahasiswa yang mengikuti perlombaan serta memberikan
kemudahan dalam hal birokrasi saat pengurusan lomba. Terpilihnya
tim Oemar Seno Adji menjadi juara ketiga dalam ajang Kompetisi Karya Tulis
Ilmiah Tingkat Nasional ini, memantik rasa bangga dari warga fakultas hukum
Universitas Andalas dan membawa harum nama fakultas hukum Universitas Andalas
di kancah Nasional.
Repoter: Ferdi Achmad
Effindri


.jpg)








.jpg)









0 Comments