Aksi cs unand minta kejelasan gaji yang tidak kunjung diberikan

Liputan dan Berita
Aksi cs unand minta kejelasan gaji yang tidak kunjung diberikan

Gemajustisia.com- Aksi Demonstrasi yang dilakukan oleh Cleaning service (CS) di lapangan Auditorium Unand, pada Rabu (1/2/2023). Aksi ini bertujuan meminta menyelesaikan persoalan gaji Cleaning service Unand yang tak kunjung turun, sejak bulan januari hingga kini oleh 2 PT dari pulau jawa yang baru saja menetapkan kontrak perjanjian.

Perwalian sekaligus badan pengawasan CS Ilham ronaldo mengutarakan aksi, dengan menyatakan bahwasannya para pekerja bekontrak dengan PT bukan dengan pihak Unand. “Jadi yang bertanggung jawab pertama adalah pihak PT, pihak pemenang pengelola kita,” ujar Ilham.

Penjelasan mengenai gaji cleaning service disampaikan langsung oleh Direktur umum Perencanaan Pengembangan Kerja Cleaning Service (PPK CS) yaitu Misran, mengatakan bahwa Unand sudah melakukan proses pembayaran SP2D, jadi gaji masuk ke rekening perusahaan pada siang hari, dan akan dibayarkan langsung oleh perusahaan kepada para Cleaning service.

“Pengadaan jasa cleaning service dilakukan melalui pihak ketiga, Unand melakukan lelang pengadaan secara elektronik yang dimenangkan oleh 6 Perusahaan besar secara nasional, 4 perusahaan sudah membayarkan gajinya, namun 2 perusahaan belum membayar mulai dari rektorat, FH, Fisip dan pasca sarjana” ujar misran.

Dalam penjelasan seorang CS, gaji akan turun setiap bulan nya di tanggal 25, namun pada kenyataan di lapangan hingga kini sudah 2 bulan belum juga kunjung diturunkan. Para CS sangat mengkhawatirkan adanya kendala nantinya pada saat THR tiba, dikarenakan permasalahan gaji saja sudah menjadi permasalahan berat bagi mereka.

Terdapat ancaman yang diberikan pihak PT terhadap CS terkait aksi demo yang dilakukan melalui pesan WA yang semakin memicu emosional terhadap PT tersebut. 

Kasubdit Umum Azral turut hadir dalam aksi demo, menanggapi mengenai ancaman dari pihak PT kepada CS

“Saya mohon bukti, kalau perlu pernyataan dari teman-teman secara tertulis, sampaikan ke saya sebagai bahan untuk memanggil dan negosiasi kepada pihak perusahaan” ujar Azral

Adapun keresahan para CS dikarenakan letak PT yang bekerjasama tersebut tidak ada kantornya disini, kalau ada pasti kantornya yang akan diserbu mereka bersama.

“Kewajiban sudah kami jalankan, nyatanya hak tidak ada kejelasan”, ungkap Nurmiyati cs unand yang gajinya tak kunjung turun.

Pihak Unand akan memberikan peringatan jika tidak ada perkembangan maka akan diputus kontrak, sesuai prosedur hukum. Dan akan dijadikan catatan merah bagi pihak Unand sendiri.

“Kami sangat perihatin mengenai kejadian ini dan mohon pengertian bapak ibu kita semua berupaya mencarikan jalan terbaik kalau perlu kontrak kita putus” ucap PPK CS.

Para CS berharap dengan tegas agar dapat esok hari dapat dipertemukan secara langsung dengan para petinggi PT dengan duduk bersama mencari jalan tengah mengenai permasalahan ini.


Reporter: Susan ellis dan icha Octaviana T

0 Comments

Leave a Reply