Forkom FHUA Munculkan Beberapa Permasalahan, Salah Satunya Terkait Kedaulatan Negara Mahasiswa

Liputan dan Berita
Forkom FHUA Munculkan Beberapa Permasalahan, Salah Satunya Terkait Kedaulatan Negara Mahasiswa

Gemajustisia.com - Forum Komunikasi (Forkom) Perdana Kabinet Gelora Kalpasastra BEM NM FHUA munculkan beberapa permasalahan mendesak seputar kehidupan mahasiswa. Forkom yang dilaksanakan Senin (18/07) itu, membahas masalah apa saja yang dihadapi oleh Lembaga/UKM/Hima yang ada di Fakultas Hukum.

Sesudah perkenalan diri dari masing-masing perwakilan Lembaga/UKM/Hima, Presiden BEM memimpin forum untuk menanyakan permasalahan apa saja yang dihadapi setiap organisasi.

Hima Perdata menjadi yang pertama menyampaikan pendapat. Ketua Hima Data, Arya Tirta Kumbara, mengeluhkan beberapa persoalan akademik yang masih terjadi menjelang libur semester.

Arya mengatakan masih ada beberapa nilai mahasiswa yang belum di input oleh dosen. Selain itu, juga ada keterangan BL pada portal yang kurang kurang jelas informasi tentang perbaikannya dari Fakultas.

Pihaknya saat ini sedang mengadvokasi hal tersebut, dan sudah mendapatkan respon dari biro akademik, kata Arya. Persoalan yang dihadapi Hima Data juga dihadapi oleh Hima Pidana. "Ada beberapa informasi yang kurang jelas terkait nilai," ucap Ketua Hima Dana, Irfan Syahputra.

Persoalan fasilitas kegiatan mahasiswa di Fakultas Hukum juga menjadi poin permasalahan beberapa organisasi. Khususnya pengadaan sekretariat bagi Hima dan pengadaan ruang intensif untuk persiapan latihan lomba.

Banyak mahasiswa yang akan mengikuti perlombaan tidak memiliki tempat latihan yang bisa mereka akses, minimal mendekati hari pelombaan.

President ILSA Unand, Atikhasri, mengatakan saat ini untuk proses peminjaman ruangan, bahkan untuk lomba, prosesnya di dekanat masih lama. Permasalahan fasilitas ini juga disampaikan oleh LPI FHUA.

LPI menyayangkan kondisi musala Fakultas Hukum saat ini masih belum memadai. Iwan Kurniawan yang mewakili LPI juga menambahkan soal kelengkapan sekretariat yang tidak lengkap.

Menjawab aspirasi dan keluhan peserta forum, BEM NM FHUA mengatakan pihaknya akan melakukan advokasi serta pendampingan mengenai keluhan ini.

Selain membahas permasalahan di lingkup Fakultas Hukum, Forkom perdana ini juga membahas persoalan krusial yang sedang ada di Unand. Khususnya terkait rancangan aturan kemahasiswaan yang baru.

Seminggu setelah diresmikan oleh Rektor, Direktur Kemahasiswaan Unand melempar draft peraturan yang nantinya akan mengatur tata perilaku kehidupan bermahasiswa di lingkup Unand.

Dalam pembahasan forum, ada beberapa pasal yang disinyalir akan mendelegitimasi kedaulatan Negara Mahasiswa FHUA. Hal tersebut bisa dilihat pada Pasal 66 rancangan aturan tersebut. Yang poinnya menyebutkan, selain BEM KM Unand, pemimpin organisasi mahasiswa yang lain disebut Ketua.

BEM NM FHUA sendiri sedang membuat kajian komperhensif menyikapi polemik ini. Mereka secara resmi telah mengirimkan butir permasalahan dalam draft tersebut kepada direktur kemahasiswaan.

 

Reporter: Dharma Harisa

0 Comments

Leave a Reply