Dekan Ajak Seluruh Pihak Bekerja Sama Selesaikan Persoalan

Liputan dan Berita
Dekan Ajak Seluruh Pihak Bekerja Sama Selesaikan Persoalan

Gemajustisia.com - BEM NM FHUA melalui Kementrian Adkesma melangsungkan kegiatan forum diskusi terbuka yakni "Sehari Bersama Dekan" atau Sadekan, pada hari Rabu (2/3/2022) pukul 10.00 WIB, yang bertempat di Cafe Mande, Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Acara sadekan ini turut dihadiri: Prof. Dr. Busyra Azheri, S. H., M.Hum selaku dekan fakultas hukum universitas andalas, Dr. Ferdi.S.H., M.H (wakil dekan 1), Dr.Rembrant. S.H.,M.Pds (wakil dekan 2), Lerri Patra.S.H.,M.H (Wakil dekan 3).

Kegiatan Sadekan ini diadakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan secara langsung kepada pimpinan melalalui Forum diskusi terbuka terkait berbagai kendala atau permasalahan yang dihadapi seputar dunia kampus baik dari segi akademik, kemahasiswaan infrastruktur, ataupun terkait layanan yang diberikan oleh Fakultas Hukum.

Busyra Azheri menegaskan bahwa tujuan kegiatan Sehari Bersama Dekan atau Sadekan ini diadakan untuk menyampaikan keluh kesah terkait berbagai aspek permasalahan, salah satunya mengenai kemahasiswaan dan persoalan lainnya yang perlu diluruskan agar tidak tersebar isu-isu yang tidak benar dilingkungan fakultas hukum.

Dalam hal ini Busyra menginginkan bahwa kita jangan hanya menyampaikan tuntutan saja kepada pihak Fakultas, akan tetapi kita juga memiliki kewajiban yang harus dipenuhi.

Menurutnya fakultas Hukum selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap mahasiswa, sehingga dapat dikatakan Fakultas hukum paling banyak memberikan bantuan dana kepada mahasiwa dalam nenyelenggarakn sebuah kegiatan dan fakultas hukum mendukung penuh berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiwa.

Kegiatan Sadekan kali ini membahas beberapa persoalan pokok terkait akademik, kemahasiswaan, infrastruktur, dan layanan seperti masalah keterlambatan dalam pengisian KRS, mekanisme kuliah offline dan satgas covid Fakultas Hukum yang dinilai belum ada, kurang lengkapnya serta kerusakan fasilitas dan infrastruktur UKM di Fakultas Hukum, pendanaan UKM serta persoalan mengenai kebijakan baru diFakultas Hukum yang melaksanakan Seminar Hasil dan juga masalah uang wisuda.

Pengisian krs (kartu rencana studi) merupakan Salah satu hal yang dibicarakan dimana hal ini sempat menjadi perdebatkan karana terdapat kendala dalam pengisiannya, “pengisian krs bermasalah tapi hal ini terkendala  pada portal dan data di rektorat serta sistem yang saat itu juga sedang terkendala sehingga terdapat kesulitan dalam pengisian krs,” ujar Busyra Azheri.

Namun walaupun terdapat kendala dalam pengisian krs hal ini dapat diatasi dengan baik dan diharapkan hal ini tidak akan terjadi untuk kedua kalinya.

Selain itu, dimasa Pandemi Covid-19 Fakultas Hukum sudah mulai  melaksanakan sistem perkuliahan secara tatap muka sesuai isntruksi dari pimpinan tertinggi di UNAND. Meskipun dari beberapa pihak menilai belum adanya terbentuk satgas covid yang memadai di Fakultas Hukum

Akan tetapi hal ini dibantah oleh Dekan Fakultas Hukum yang mana ia berpendapat bahwasanya sudah mempunyai tim Satgas Covid yang diketuai langsung oleh bapak Syofirman Syofyan beserta anggotanya dari beberapa orang dosen Fakultas Hukum, meskipun Busyra mengakui hal ini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Fakultas hukum sudah ada satgas covid namun belum berjalan secara maksimal dalam melaksanakan tugasnya, hal ini akan terus dievaluasi agar menjadi hal yang maksimal,”ujar Busyra Azheri

Dalam penyampaiannya, Busyra Azheri juga menyatakan beberapa hal terkait dengan fasilitas dan infrastruktur dari UKF fakultas hukum sendiri yang akan dibenahi. Apabila terdapat  kerusakan infrastruktur maka hal ini dapat dilaporkan.

“Mekanisme pelaporan kebenarannya melalui bukti fisik seperti foto bagian fasilitas yang rusak agar dapat diperbaiki,” ujar Busyra Azheri. Selain itu beliau juga menambahkan adanya rencana untuk membuat rancangan desain PKM menjadi 3 lantai tanpa merusak lantai 1 yang mana dalam rencana pembangunan ini akan ada ruang tambahan sekretariat, ruang rapat dan lainnya di PKM dan sekarang tengah menunggu hasil desain dari pihak Senat.

Untuk Seminar Hasil sendiri, dilaksanakan sesuai peraturan akademik Unand melalui tahapan-tahapan sebagaimana yang telah tercantum didalamnya.Semhas ini dinilai akan membantu mahasiswa dalam skripsi dan lainnya sehingga tidak menghambat masa studinya.

Kita harus memandang segala sesuatau secara proporsional, yang mana semua pihak haruslah saling bekerjasama dalam menyelesaikan suatu persoalan, seperti melalui forum diskusi terbuka Sadekan ini.Meskipun belum semua persoalan dapat terselesaikan segera akan tetapi semua pihak sudah berupaya untuk menyalurkan aspirasi dan mencarikan solusi yang sekiranya dapat menjadi jawaban dalam persoalan selama ini.

 

Reporter: Resi Nurhasanah, Rivka Dersel

0 Comments

Leave a Reply