Gemajustisia.com - Universitas
Andalas telah memberlakukan pembelajaran luring secara terbatas sejak tiga
minggu yang lalu (01/11/2021). Pembelajaran luring ini terutama diperuntukkan
untuk mahasiswa angkatan 2020 dan juga mahasiswa yang mengambil mata kuliah
praktek. Pemberlakuan
aturan tersebut mengakibatkan aktivitas di kampus Unand kembali efektif. Mahasiswa
baik yang berasal dari Kota Padang maupun dari luar, sudah terlihat mulai meramaikan
kampus. Hal ini tentu saja berdampak pada semakin banyaknya kendaraan umum
seperti angkot yang mulai beroperasi kembali. Sebelumnya kendaraan tersebut
berkurang sangat drastis akibat mahasiswa yang melaksanakan kuliah secara
daring. Unand
sendiri telah menyediakan sarana transportasi umum berupa bus kampus yang dapat
digunakan mahasiswa secara gratis. Bus kampus tersebut terbagi dua yakni bus
hijau yang diperuntukkan untuk para karyawan dan bus putih yang dapat digunakan
mahasiswa untuk sampai di kampus. Namun
situasi pandemi mengakibatkan sebagian besar aktivitas kampus terhenti,
termasuk juga berhentinya bus kampus (Unand) beroperasi. Bus kampus yang secara
total berhenti beroperasi adalah bus yang diperuntukkan untuk mahasiswa,
sedangkan para karyawan Unand tetap bisa menikmati fasilitas kendaraan umum ini
secara bebas. Dikarenakan
bus hijau masih dalam perbaikan dan pengecatan ulang, maka pihak kampus mengoperasikan
bus putih yang tidak digunakan untuk mobilitas para karyawan. Penggunaan bus
putih tersebut mengakibatkan banyak para mahasiswa mengira bahwa bus kampus
kembali diaktifkan. Salah
satu sopir bus hijau yang Gema temui di pool bus hijau mengatakan juga perihal
masalah ini. “Ketika bus ini (hijau, red) berjalan, di stop mahasiswa, kami tidak bisa berhenti. Bukannya gimana tapi bus putih ini digunakan sebagai
pengganti bus hijau yang sedang di cat. Jadi hanya diperuntukkan bagi para
karyawan” ungkap salah satu sopir bus kampus yang tidak mau disebutkan namanya. Bus
kampus untuk mahasiswa yang belum aktif, tentu saja menimbulkan permasalahan
baru untuk aktivitas mahasiswa Unand. Terkait dengan pembelajaran luring yang
telah diberlakukan, mahasiswa sangat berharap bus kampus dapat beroperasi
kembali. Tujuannya agar fasilitas gratis yang disediakan kampus tersebut dapat
segera dimanfaatkan secara efektif oleh mahasiswa, dan bisa meringankan biaya
transportasi mereka. Cindy
(20) salah satu mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian mengungkapkan harapannya
agar bus kampus kembali aktif. “Berharap
sih kak, apalagi bus tersebut juga gratiskan, jadi sangat bermanfaat bagi kami
yang anak kos untuk bisa hemat pulang pergi dari kos ke kampus dan sebaliknya. Kadang
menunggu angkot yang lewat juga membutuhkan waktu yang lama kak” ungkap mahasiswi
yang kini duduk di semester tiga tersebut. Seiring
dengan bertambah ramainya kegiatan dan aktivitas kampus, ia juga berharap
setidaknya jika tidak semua bus kampus dapat diaktifkan kembali, maka
sekurang-kurangnya beberapa dari bus kampus tersebut dapat beroperasi lagi
sehingga para mahasiswa dapat merasakan layanan transportasi yang telah
disediakan pihak universitas.
Reporter:
Nurul Khalifa





















0 Comments